Cara Mengenali Masalah Pada BIOS


Apakah itu BIOS? Bios merupakan singkatan dari Basic Input/Output System. Bios sendiri merujuk kepada kode opsional atau software yang pertama yang di jalankan oleh komputer ketika ia mulai di hidupkan. Bios juga bisa di katakan kode pengaturan yang di benamkan kedalam suatu cip untuk mengenali dan memulai tugas yang di setting pada motherboard. Beberapa perangkat yang dikenali dalam BIOS seperti memori , Chipsets, hard disk, floppy, C/DVD.ROM/RW, keyboard dan lainya. Istilah Bios biasanya digunakan untuk komputer pribadi . Untuk jenis komputer lain,  biasa digunakan istilah generic boot monitor, bot leader atau boot ROOM.
Umumnya masalah pada BIOS dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti dari baterai yang sudah habis, kesalahan pengaturan BIOS, motherboard rusak atau oleh karena kegagalan update. Khusus untuk penyebab terakhir dapat menyebabkan komputer tidak dapat mengakses BIOS sama sekali(mati total).
Terkadang terjadi kegagalan pada saat anda melakukan update BIOS yang dikarenakan terputusnya aliran listrik. Oleh karena itu update bios tidak dianjurkan jika tidak dalam keadaan terpaksa. Pada motherboard tertentu memiliki sistem backup pada BIOS sehingga dapat melakukan restore apabila terjadi error yang disebabkan oleh gagal update. Anda dapat mencabut baterai CMOS terlebih dahulu untuk mereset BIOS. Namun kebanyakan motherboard tidak memiliki fasilitas ini sehingga anda perlu membawa motherboard anda ke vendor untuk memperbaikinya jika terjadi kegagalan update.
Gejala yang terjadi jika ada masalah pada BIOS antara lain

  • Monitor tidak menampakkan gambar.
  • Terdengar suara Beep pada hardware.
Suara Beep pada BIOS memiliki arti yang berbeda-beda yang dapat menunjukkan pada bagian hardware mana problem berasal. Pada beberapa bunyi beep yang dijelaskan dibawah ini dapat digunakan sebagai indikasi cara mengenali bagian kerusakan pada BIOS.
AMI BIOS
  1. Beep 1x: Memori RAM tidak kencang atau rusak.
  2. Beep 6x: Kode kerusakan Error Gate A20. Menunjukkan adanya problem pada keyboard.
  3. Beep 8x: VGA Card tidak kencang atau rusak.
  4. Beep 11x: Checksum Error. Coba ganti baterai BIOS dengan yang baru.
AWARD BIOS
  1. Beep panjang 1x: Memori RAM tidak kencang atau rusak.
  2. Beep 1x ,2x pendek : Adanya problem pada VGA CARD.
  3. Beep 1x ,3x pendek : Adanya problem pada keyboard.
  4. Beep berkepanjangan: Adanya problem pada Memori RAM.

Jika muncul pesan CMOS Checksum Vailure / battery Low, Waktu / Jam pada Windows sering error atau kembali ke default setiap kali komputer dinyalakan, Anda dapat mengganti baterai CMOS / BIOS pada motherboard untuk mengatasi masalah ini.

Artikel Terkait

Cara Mengenali Masalah Pada BIOS
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

- Gunakanlah kolom komentar dengan bijak.
- Biasakan menggunakan bahasa yang sopan dalam berkomentar.
- Blog ini tidak menggunakan moderasi dalam kolom komentar, namun admin memiliki hak untuk menghapus komentar jika komentar tidak sesuai dengan norma yang ada.